|
Jakarta - Hanya dalam waktu dua bulan sejak peluncuran
awalnya Desember 2009 lalu, harga ponsel BlackBerry Onyx yang resmi
dipasarkan operator di Indonesia sudah mengalami dua kali penurunan.
Berapa sekarang harganya?
Saat dirilis oleh XL Axiata kali
pertama di penghujung tahun lalu, seri Bold 9700 besutan Research in
Motion dari Kanada itu dipasarkan dengan harga Rp 6,5 juta.
Sebulan
berselang, awal Januari 2010 ini, harga resmi ponsel ini turun jadi Rp
6 juta saat Natrindo Telepon Seluler dapat kesempatan untuk
membundelnya dengan layanan seluler Axis.
Tanpa perlu menunggu
sebulan kemudian, harga Onyx sudah turun lagi. Adalah operator
Telkomsel yang membuat harga resmi ponsel cerdas itu jadi sedikit lebih
murah.
"Harga fixed yang kami tawarkan Rp 5,6 juta.
Namun jika membelinya dengan kartu kredit Citibank, pelanggan bisa
mendapatkan Onyx Telkomsel dengan harga empat koma," ujar Gideon Eddie
Purnomo, VP Channel Management Telkomsel, kepada detikINET, Jumat (22/1/2010).
Di
sejumlah toko ponsel non-operator di Jakarta, rata-rata BlackBerry Onyx
dibanderol dengan harga Rp 5,4 juta. Dengan terus turunnya harga resmi
dari operator, bisa diperkirakan harga ritel yang dipasarkan toko-toko
ponsel tersebut akan banting harga lagi.
Menurut Gideon, Telkomsel akan memasok 15.000 unit Onyx tahun ini. "Persediaan yang baru kami terima ada 5000 unit," ujarnya.
Persediaan
barang yang disiapkan Telkomsel sedikit lebih banyak dibandingkan Axis
yang hanya memasok 10.000 unit. Namun jumlah yang akan diimpor
Telkomsel tak sebanyak XL yang semula memasok 20.000 unit.
XL
sendiri sempat harus menambah pasokannya karena Onyx ternyata cukup
diminati. Hanya dalam waktu sebulan, XL mengklaim sudah ada 25.000 unit
Onyx yang laku terjual.
Selain XL, Axis, dan Telkomsel, operator
lain yang masih bersiap merilis Onyx adalah Indosat. Kabarnya, ponsel
yang mulai dipasarkan secara pre-order dengan banderol Rp 6,9 juta ini baru akan dirilis Februari mendatang.
Sumber : detikinet
|