|
Menariknya, Yahoo sendiri memegang saham dalam jumlah besar di
Alibaba. Namun keduanya kini sama-sama mengeluarkan pernyataan bersama
untuk mengatasi kontroversi tentang kepemilikan Alipay, yang selama ini
dikenal publik sebagai layanan pembayaran online milik Alibaba.
"Alibaba
Group dan para pemegang saham utama Yahoo dan Softbank Corporation,
terlibat dan berkomitmen untuk melakukan negosiasi produktif untuk
menyelesaikan isu menonjol berhubungan dengan Alipay, yaitu dengan cara
melayani kepentingan semua pemegang saham sesegera mungkin," demikian
pernyataan yang dilansir AFP dan dikutip detikINET, Senin (16/5/2011).
Pekan
lalu, Yahoo mengajukan dokumen ke Securities and Exchange Commission
Amerika Serikat bahwa kepemilikan Alipay sebagian besar telah dialihkan
ke perusahaan milik Jack Ma, sang CEO Alibaba.
Dalam dokumen
tersebut, Yahoo menyebutkan bahwa hal itu terjadi tanpa sepengetahuan
atau persetujuan dewad direktur Alibaba atau para pemegang saham. Yahoo
saat ini memiliki 43 persen saham di Alibaba dan sekitar 40 persen di
Alipay.
Yahoo yang merasa keberatan, menyebutkan bahwa transfer
kepemilikan dilakukan pada Agustus. Namun Yahoo, Softbank asal Jepang
dan pemegang saham lainnya hanya diinformasikan hal ini pada Maret.
Sementara
Jack Ma, bersikukuh transfer kepemilikan Alipay ini legal dan 100
persen transparan. "Semua anggota dan para pemegang saham, termasuk
Yahoo dan Softbank sangat mengetahui transfer kepemilikan Alipay," kata
Ma.
Akibat perselisihan ini, saham Yahoo turun. Perusahaan
internet ini kehilangan 3,61 persen pada penutupan saham USD 16,55 di
Wall Street Journal pada hari Jumat.
Sumber : detikinet
|