|
Virginia - Pengadilan telah memberikan restu kepada Microsoft Cs untuk menutup 277 nama domain internet yang diduga telah dibajak hacker untuk menyebar 1,5 triliun email sampah (spam) ke seluruh jaringan komputer dunia setiap harinya.
Dalam
sidang yang digelar di Virginia, Amerika Serikat, Microsoft bersama
perusahaan keamanan Symantec, lembaga intelijen Shadowserver, dan
University of Washington, berhasil memaksa Verisign selaku pengelola
domain.com, agar menutup sementara nama-nama domain tersebut.
Dengan
ditutupnya domain-domain tersebut, seperti dilansir PC World, Sabtu
(27/2/2010), perusahaan Bill Gates ini setidaknya yakin bisa
menyelamatkan 90 ribu komputer yang diduga telah terjangkit virus,
worm, maupun malware yang menjadi pintu masuk bagi hacker untuk
mengendalikan komputer tersebut melalui program jahat botnet Waledac.
Ribuan
komputer itu, menurut Microsoft telah dikendalikan oleh Waledac, satu
dari 10 botnet terbesar di Amerika Serikat. Dari hasil analisanya akhir
tahun lalu, ada sekitar 651 juta email spam yang dikendalikan Waledac
melalui akun pengguna email Hotmail.
Sumber : detikinet
|