|
Kuala Lumpur - Panitia Pemilihan Umum
Luar Negeri (PPLN) di Malaysia terus melakukan berbagai upaya untuk
meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2009 mendatang. Pendataan
melalui internet dan SMS pun ditempuh.
"Hingga hari ini, lebih
dari 11 ribu orang terdaftar. Sepertinya angka nya akan terus
bertambah," ujar anggota PPLN Malaysia, Askar Triwiyanto kepada detikcom, Minggu (16/11/2008).
Askar
menjelaskan, sampai kemarin telah terdata 446.612 calon pemilih WNI.
Dari jumlah tersebut, WNI yang mendaftarkan diri secara aktif dengan
cara menyerahkan formulir pendaftaran, mendaftar via internet dengan
alamat http://ppln.kbrikl.org.my maupun lewat sms berjumlah 11.885.
Data
sisanya sejumlah 434.727 diambil dari data imigrasi Indonesia di
Malaysia. Khusus pendaftaran via SMS, PPLN Malaysia merangkul 3
operator besar Malaysia yaitu Digi, Celcom dan Maxis dengan biaya 30
sen (Rp 900 per SMS).
Pendaftaran pemilih melalui internet sudah
dimulai sejak 1 November lalu. Sedangkan pendaftaran melalui SMS sudah
berjalan sejak Jumat 14 hingga 17 November 2008 pukul 24.00 waktu
Malaysia.
Terobosan pendaftaran melalui perangkat IT ini, jelas
Askar, dilakukan mengingat sebaran WNI di Malaysia yang sangat luas
sedangkan PPLN dihadapkan kepada keterbatasan sumber daya manusia.
"Meski
baru dilantik dan PPLN ini baru berjalan 1 bulan, kami cukup gembira
dengan tingkat partisipasi WNI yang mendaftar," tambah Askar.
Askar
juga menambahkan, PPLN sedang melakukan pemetaan terhadap titik-titik
konsentrasi WNI untuk dimungkinkan dibentuknya Kelompok Panitia
Pemungutan Suara (KPPS) untuk tingkat TPS.
"Contohnya saja
wilayah Kajang yang jumlah WNI-nya mencapai 8.000, kita akan upayakan
dibentuk TPS tersendiri di sana," imbuhnya.
Ketua PPLN Malaysia
Hari Permadi mengatakan, untuk menjaga validitas data PPLN Malaysia
menggandeng Indonesian Brain Circulation Network (IBCN).
"Kami menjaga validitas data, karenanya kami menggunakan 2 server sekaligus, di Malaysia dan Amerika" kata Hari.
Hari
juga mengatakan, hingga pukul 19.00 waktu Malaysia SMS yang masuk
bertambah 1.446 melalui Digi dan 4.002 (Celcom). Bahkan PPLN masih
terus melakukan verifikasi data calon pemilih yang diberikan oleh
relawan partai politik agar tidak terjadi pemilih ganda. Jumlah yang
diverifikasi sebanyak lebih kurang 28 ribu WNI.
"JIka tingkat kesadaran WNI tinggi, maka jumlah calon pemilih yang mendaftar terus bertambah," pungkasnya
Sumber : detikinet
|